Menu

Friday, June 18, 2010

Pikiran dan Sikap

Jika Anda berpikir bahwa penampilan maupun kemampuan Anda
berada di bawah orang lain, maka sikap Anda akan minder. Jika pikiran
Anda mengatakan bahwa Anda memiliki potensi yang sama dengan
orang lain, maka Anda akan percaya diri.
Orang yang malas memliki pikiran bahwa kekurangan dia sudah takdir
sehingga dia akan tetap miskin meskipun telah berusaha. Sedangkan
orang yang rajin berpikiran bahwa kita harus berusaha dulu baru
kemudian tawakal atau menyerahkan kepada takdir. Karena memang
Allah memerintahkan demikian, usaha dulu baru tawakal.
Jika Anda berpikiran bahwa kegagalan itu memalukan dan kegagalan
adalah akhir segalanya, maka Anda akan merasa ketakutan saat
melakukan sesuatu. Lain lagi jika berpikir bahwa gagal adalah suatu
pembelajaran dan menganggap masih ada kesempatan lain, maka
Anda akan menjadi orang yang berani.

Sikap pesimis disebabkan oleh pikiran bahwa dirinya tidak memiliki
kemampuan. Sikap pesimis juga karena merasa sudah ditakdirkan
miskin, sikap pesimis juga karena berpikir bahwa keadaan disekililing
tidak mendukung. Sebaliknya sikap optimis muncul karena dalam
pikiran dia mengatakan bahwa segala sesuatu bisa dipelajari, siapa
tahu besok lusa Allah akan memberi rezki, dan bagaimana pun
keadaannya masih ada yang bisa sukses, termasuk dirinya.
Pernah ada orang yang tidak menjalankan bisnisnya karena tidak
memiliki contoh produk. Inilah orang reaktif, orang yang kalah dengan
alasan. Sementara ada orang lain yang bisa mengusahakan contoh
produk, dia mencari, meminta, meminjam, atau membeli. Dia berpikir
bahwa setiap alasan selalu ada solusinya. Inilah orang proaktif.
Pikiran menghasilkan sikap, sikap menghasilkan kebiasaan, kebiasaan
menghasilkan karakter atau akhlaq, dan akhlaq menentukan nasib
Anda. Jadi nasib Anda ditentukan oleh pikiran Anda (selain oleh
kehendak Allah). Jadi jika ingin nasib Anda baik, perbaikilah pikiran
Anda.
Pikiran dan Pencapaian
Anda tahu Leonardo Da Vinci? Dia bisa menghasilkan berbagai karya
karena di selalu memikirkan berbagai hal yang menarik baginya. Dari
pemikiran itulah dia menuliskan berbagai ilmu pengetahuan yang
meliputi bidang permesinan, anatomi tubuh, alat perang, sampai seni
lukis yang spektakuler. Semua itu hasil dari pemikiran.
Thomas Alpha Edison adalah orang yang selalu melewatkan hari
dengan berpikir. Sehingga sampai dia meninggal dia memegang 1000
lebih hak paten. Artinya dia menemukan lebih dari 1000 macam
temuan, termasuk yang paling terkenal ialah bohlam lampu.
Ihya Ulumuddin adalah buku yang fenomenal karya Imam Ghazali
merupakan hasil pemikiran beliau yang tidak pernah berhenti. Imam
Ghazali adalah orang yang gemar membaca dan memikirkannya
kemudian ditulisnya sehingga kita bisa membacanya sampai saat ini.
Bisnis adalah hasil pikiran, mulai memikirkan ide bisnis, memikirkan
strategi menjalankan bisnis, memikirkan memenangkan persaingan,
memikirkan pengembangan bisnis, memikirkan solusi untuk masalah
yang muncul, memikirkan sumber daya manusia, dan sebagainya.
Apa yang bukan hasil pemikiran? Semua pencapaikan manusia dimulai
dari pikirannya. Tentu saja hasil yang akan didapat akan sebanding
dengan kualitas berpikirnya. Juga apa yang terjadi pada diri Anda dan
saat ini adalah hasil dari pikiran kita, bukan orang lain. Jadi jika Anda
ingin mengubah diri Anda menuju yang lebih baik, Anda harus
memikirkanya.
Manfaatkan kekuatan pikiran Anda. Anda memiliki pikiran rasional atau
sekarang dikenal dengan pikiran otak kiri. Pikiran otak kiri memiliki
kekuatan yang luar biasa, teknologi yang canggih adalah hasil dari otak
kiri. Otak kiri akan membantu Anda menganalisa masalah, meniliti
sebab akibat, dan tata cara melakukan sesuatu.
Sedangkan kekuatan lain ialah otak kanan Anda. Hasil dari pikiran
kanan Anda berupa estetika dan kreativitas. Keindahan akan
menyebabkan hidup lebih menyenangkan dan kreativitas akan
membantu Anda menghasilkan ide- ide baik untuk mengatasi masalah
Anda maupun menemukan peluang-peluang baru. Jika otak kiri dan
otak kanan digabungkan akan menciptakan suatu karya yang luar
biasa, termasuk untuk hidup Anda.
Jika Anda bisa membaca artikel ini, berarti Anda memiliki kedua otak
tersebut, otak kiri dan otak kanan, maka .... gunakanlah.

No comments:

Post a Comment